Blog Ahlal Kamal

Tips Agar LULUS UN ( UJIAN NASIONAL ) | Agar Lulus UN dengan Mudah

Mau Bagi-bagi Tips nih agar lulus Ujian Nasional.
Baca baik-baik ya ^_^

         Buat yang sekolah, yang sekarang duduk di kelas 3 SMA ataupun kelas 3 SMP/MTs, gak terasa kan? sekarang udah mau lulus? gak terasa kan sebentar lagi kalian akan meninggalkan sekolah kalian saat ini?
          Bagi yang udah SMA kalau dah lulus tentu ada yang mau kuliah kan? and ada jua yang mau bekerja? atau mau kawin?he bisa jadi.
Bagi yang SMP/MTs tentunya kalau sudah lulus, mau nerusin donk ke jenjang sekolah yang lebih tinggi? meskipun wajib belajar hanya sampai sembilan tahun.
akan tetapi, ketahuilah sekolah sembilan tahun itu sangat-sangat tidak ada apa-apanya.

       Begitu banyak seseorang yang baru lulus SMP/MTs sudah berhenti sekolah. padahal untuk biaya sekolah ada aja. yakin deh ada aja rezki itu dari Allah SWT.
       Begitu banyak yang lebih memilih bekerja dari pada nerusin sekolah.

      Ada seseorang yang tidak punya uang tapi dia pengen sekali sekolah, namun untuk membiayainya sekolah tidak ada. dan iapun terpaksa bekerja.
     Ada juga seseorang yang urusan uang dia tidak masalah. duitnya begitu banyak akan tetapi keinginannya untuk sekolah tidak ada. hingga iapun terhenti.
     Ada juga yang sekolah, namun menyia-nyiakan masa-masa sekolahnya. menyia-nyiakan masa-masa menuntut ilmunya.hingga ketika dia lulus, sama seperti mereka yang tidak sekolah. akan tetapi walau bagaimanapun. seseorang yang sekolah sudah pasti terdapat perbedaan dengan orang yang tidak sekolah meskipun dia sekolahnya asal-asalan. itulah manfaat sekolah meskipun sekolahnya gak benar, belajarnya gak rajin tetapi masih saja terdapat perbedaan antara orang yang  sekolah dengan mereka yang tidak sekolah.

"Apa sih perbedaannya?"

Macam-macam, perbedaan yang paling menonjol adalah biasanya seseorang yang sekolah pikirannya akan lebih kuat dari pada mereka yang tidak sekolah dan tidak belajar. karna seseorang yang sekolah akan terdidik dan akan terlatih dalam berpikir. begitu juga dengan mereka yang tidak sekolah tetapi  suka belajar maka wawasannya akan bertembah dan ketika bertambah wawasan maka cara pikirnyapun makin hebat and ide-idenya makin cemerlang.

===

Mengapa ada di antara orang yang sekolah, malas belajar? Mengapa?
Ternyata jawabannya singkat saja : Dia belum sadar bahwa  belajar itu penting.

Ketika seseorang  sadar kalau belajar itu penting bahkan sangat penting sekali maka dia akan lebih mudah memahami pelajaran yang di ajarkan gurunya dan informasi yang masuk akan menguat dalam ingatannya.

Kurangnya motivasi juga bisa membuat seseorang malas belajar, malas sekolah. padahal belajar itu penting, sekolah itu penting. jangan sia-siakan.

** Kebiasaan saat ini.
menjelang ujian baru belajar. Menjelang UN (Ujian Nasional) baru belajar.
Akhirnya kebelet belajar deh. Tapi gak papa sih lebih baik juga dari pada gak belajar sama sekali, benar gak?

Tips Agar Lulus UN
1.  Banyak-banyak mohon ampun (taubat) kepada Allah.
2.  Jagalah sholat 5 waktu usahakan berjamaah.
3.  Baca sholawat  minimal 100 kali setiap hari.
4.  Minta maaf dan minta do'a kepada kedua orang tua. (kalau orang tua sudah meninggal maka do'akan mereka).
5.  Jaga kesehatan. karna kalau kalian sakit tentu akan sulit belajar and sulit ujian.
6.  Kurangi jadwal bermain-main bersama teman.
7.  Belajar yang teratur. gak perlu belajar siang malam, biar belajar sedikit tapi ilmunya masuk dari pada dipaksakan belajar berjam-jam tapi gak masuk-masuk.
8.  Sholat malam (Tahajud) dan berdo'a mohon kepada Allah agar dilancarkan dan dimudahkan Ujiannya
9.  Usahakan Baca al-Qur'an setiap hari.
10. Yakinkan hati kalian "Aku pasti LULUS" jangan ada geritik hati tentang ketidak lulusan. Yakin kan dalam hati LULUS. insyaAllah Lulus. Aamiiin.

Cukup sampai disini dulu ya Tips agar lulus UN.

Moga sukses ya UN nya.

==========> Selamat Berjuang <=========

Add caption

Koridor Sekolah dan Bunga dalam Pot

    Sore itu langit mendung sepertinya hujan akan turun. Musim hujan telah datang sejak beberapa hari yang lalu, tak ayal kini gak siang gak malam, selalu saja hujan, “Alhamdulillah.”

    Setelah pembelajaran hari itu berakhir. aku segera beranjak dari tempat dudukkudan mulai bangkit bersama tas ransel yang menggantung di pundakku. Dengan cepat aku berjalan. Namun sesaat langkah kakiku hampir tiba di depan pintu kelas. Seorang teman memanggilku.

“Eh, tunggu dulu.” Ucapnya.
“Ada apa?” Jawabku. Seraya membalikkan tubuh menatapnya penuh tanya.
“Coba lihat itu!” Ucapnya. Seraya mengarahkan telunjuk ke arah pelataran sekolah.
Kini kami tepat berada di depan pintu kelas.
“Gak ada apa-apa tuh.” Jawabku lagi menuruti perintahnya.
“Coba lihat koridor ( pelataran ) ini, sering kali kita mengabaikannya.” Ucapnya lagi.
“Cobalah sesekali kita berhenti sejenak dari ketergesaan, perhatikan pelataran ini. Begitu indah bukan?” Tambahnya.

Akupun menarik nafas dalam-dalam, ku coba mengarahkan pandangan pada pelataran itu.
“Wah, benar katanya, begitu indah, sungguh.” Gumamku dalam hati.
“Suatu hari kita akan meninggalkannya” Ucapnya lagi. Seraya menepuk pundakku.
Hatiku mulai berlinang.
“Betapa sering kita mengabaikannya, padahal setiap hari pelataran ini kita injak” Tambahnya.
    Akupun terdiam merenung penuh perasaan, tiada terasa sudah tiga tahun aku berada disini. Setiap kali ia ku lalui begitu saja tanpa pernah memandangnya. Dengan ketergesaan aku berjalan melewatinya lalu masuk ke dalam ruang kelas. Tak perah satu detikpun aku berhenti sekadar memperhatikannya. Aku selalu bergegas melangkah penuh kesombongan.

    Kini aku melihatnya penuh harapan, aku tersadar sebentar lagi semua kan jadi kenangan. Kenangan yang takkan pernah kembali lagi. Sebentar lagi aku akan lulus dari sekolah ini. Pelataran yang selalu ku hampiri setiap hari akan segera ku tinggalkan, entah apakah masih bisa aku menginjaknya lagi nanti.
**
    Kini kami berjalan satu arah menyusuri ruang-ruang koridor yang tak asing lagi. Koridor yang selalu menemani kami di kala ingin memasuki ruang kelas dan dikala hendak meninggalkannya.

“Lihatlah itu.” Ucap Dodi, teman yang telah menyadarkanku. Seraya ia membentangkan tangannya ke arah tanaman di sebuah pot yang berada tepat di samping koridor. Pot bunga yang tersusun di setiap empat langkah kaki itu.

“Memang ada apa dengan dia?” Jawabku penuh tannya.
“Apakah kamu tak melihat ia.?” Ucapnya lagi.
“Aku, melihatnya, tapi tak ada yang menarik.” Jawabku.
“Kawan, selama ini kita juga tidak begitu memperhatikannya. Sering kali di saat sekolah ini libur. Ia tak ada yang memberi makan tak ada yang memberinya air.?” Jelas Dodi.
    Akupun menatap tanaman itu dengan penuh iba, benar apa kata Dodi, tanaman ini sering kali terabaikan. Padahal  ia selalu setia memberi kesegaran udara untuk sekitarnya. Betapa malangnya ia terkadang hampir satu bulan sekolah libur, tiada satupun yang peduli dengannya.
“Coba liat itu.” Ucap Dodi seraya menyentuh daun yang mulai kering dan hampir terlepas dari tangkainya.
“Lihat tanaman ini, Mati segan hiduppun tak mau. Andai saja kita mendengar teriakakkannya”


Kenangan PPL




Makalah balaghah (ilmu badi') Al-Tauriyah & Al-Irshad

MAKALAH
ILMU BADI’
“AT-TAURIYAH & AL-IRSHAD”

Dosen Pembimbing :
H.HASAN MA, HUM


Disusun Oleh :

1.    Ahlal Kamal
2.    Ahmad Jurni
3.    Noor Fikrie
4.    Rahmanor
5.    Riduan
6.    M. Nor Hamadi

SEKOLAH TINGGI ILMU AL-QURAN
STIQ AMUNTAI 2013/2014


BAB II
PEMBAHASAN
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Tauriyah

Secara leksikal tauriyah bermakna tertutup atau tersembunyi. Kata ini secara etimologi merupakan bentuk masdar dari akar kata."وري"  Dalam bahasa Arab biasa terucap"وريت الخبر تورية"  (saya menutupi berita itu dan menampakkan lainnya).

Sedangkan secara terminologis tauriyah adalah:
أن يذكر المتكلم لفظا مفردا له معنيان  أحدهما قريب ظاهر غير مراد، والآخر بعيد خفي هو المراد بقرينة، ولكنه ورى عنه بالمعنى القريب، فيتوهم السامع لأول وهلة أنه مراد وليس كذلك.
 “Seseorang yang berbicara menyebutkan lafaz yang tunggal, yang mempunyai dua macam arti. Yang pertama arti yang dekat dan jelas tetapi tidak dimaksudkan, dan yang lain makna yang jauh dan samar, tetapi yang dimaksudkan dengan ada tanda-tanda, namun orang yang berbicara tadi menutupinya dengan makna yang dekat. Dengan demikian pendengar menjadi salah sangka sejak semulanya bahwa makna yang dekat itulah yang dikehendaki, padahal tidak.”

Pengertian tauriyah berdasarkan definisi di atas adalah penyebutan suatu kata yang bersifat polisemi, yaitu jenis kata yang mempunyai makna kembar. Makna pertama adalah makna yang dekat dan jelas, namun makna itu tidak dimaksudkan; sedangkan makna kedua adalah makna yang jauh dan samar, namun makna itulah yang dimaksudkan.

Pemindahan pengambilan makna dari makna awal kepada makna kedua, dari yang dekat dan jelas kepada makna jauh dan samar karena adanya qarînah (indikator) bahwa kata tersebut mesti dimaknai seperti itu. Qarînah yang menuntut kata tersebut dimaknai seperti itu adalah karena konteksnya.

B. Pembagian Tauriyah

Tauriyah terbagi menjadi empat macam, yaitu :

1.    Tauriyah Mujarradah

Tauriyah mujarradah ialah tauriyah yang tidak dibarengi dengan sesuatu yang sesuai dengan dua macam arti, seperti jawaban nabi Ibrahim as. Ketika ditanya oleh Tuhan tentang isterinya.

Ia mengatakan  هذه أختيIni saudaraku (seagama). Nabi Ibrahim memaksudkan kata ‘ أختي ’ adalah saudara seagama.

Dalam Alquran Allah swt berfirman:
وهو الذي يتوفاكم بالليل ويعلم ما جرحتم بالنهار
“Dan Dialah yang mewafatkan (menidurkan) kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari.” (al-An’am : 60 ).

Pada kedua contoh kalimat di atas terdapat ungkapan tauriyah yaitu kata “أختي‘‘ dan جرحتم ’. Pada kedua contoh di atas tidak terdapat kata-kata yang sesuai dan munasabah untuk keduanya, sehingga dinamakan tauriyah mujarradah.

2. Tauriyah Murasysyahah

Tauriyah murasyahah ialah suatu tauriyah yang setelah itu dibarengi dengan ungkapan yang sesuai dengan makna yang dekat. Tauriyah ini dinamakan murasyahah karena dengan menyertakan ungkapan yang sesuai dengan makna dekat menjadi lebih kuat.

Sebab makna yang dekat tidak dikehendaki, jadi seolah-olah makna yang dekat itu lemah, apabila sesuatu yang sesuai dengannya disebutkan, maka ia menjadi kuat.

Contoh :
والسمآء بنيناها بأيد .
 “Dan langit itu Kami bangun dengan tangan (kekuasaan) Kami.” (al-Dzâriyat: 47)

Pada ayat di atas terdapat ungkapan tauriyah, yaitu pada kata ‘بأيد’. Kata tersebut mengandung kemungkinan diartikan dengan tangan, yaitu diberi makna anggota tubuh, dan itulah makna yang dekat. Sedangkan makna jauhnya adalah kekuasaan.

Dalam pada itu disebutkan juga ungkapan yang sesuai dengan makna yang dekat itu dari segi untuk menguatkan, yaitu kata بنيناه ا‘ ’. Namun demikian, pada ayat di atas ungkapan tauriyah mengandung kemungkinan makna yang jauh yang dikehendaki.


3. Tauriyah Mubayyanah

Tauriyah Mubayyanah adalah salah satu jenis tauriyah yang disebutkan padanya ungkapan yang sesuai untuk makna yang jauh. Dinamakan mubayyanah karena ungkapan tersebut dimunculkan untuk menjelaskan makna yang ditutupinya. Sebelum itu makna yang dimaksudkan masih samar, sehingga setelah disebutkan kelaziman makna yang dikehendaki menjadi jelas.


Contoh :
يا من رآني بالهموم مطوقا # وظللت من فقدي غصون في شجون

4. Tauriyah Muhayyaah

Tauriyah Muhayyaah ialah tauriyah yang tidak terwujud kecuali dengan lafaz sebelum atau sesudahnya. Jadi Muhayyaah terbagi menjadi dua bagian :

1) Sesuatu yang dipersiapkan dengan lafaz yang terletak sebelumnya.
Contoh :
وأظهرت فينا من سماتك سنة # فأظهرت ذاك الفرض من ذالك النذب

“Anda tampakkan di tengah kita, Tabiat aslimu Anda tampakkan pemberian itu, Dari yang cepat tunaikan perlu.”

2) Sesuatu yang dipersiapkan dengan lafaz yang terletak sesudahnya.
Contoh :
أنه كان يحرك الشمال باليمين .
Sesungguhnya ia menggerakkan baju lapang yang menyelubungi seluruh badan dengan tangan kanan.”

Contoh-contoh :

1. Sirajudin Al-Warraq berkata :
أصون أديم وجهي عن أناس #لقاء الموت عندهم الأديب
ورب الشعر عندهم بغيض #ولو وافى به لهم حبيب

Aku memelihara kulit mukaku dari banyak orang Bertemu mati menurut mereka adalah sesuatu yang beradab Pengarang menurut mereka adalah orang yang dibenci meski yang datang membawa kepada mereka itu adalah orang yang dicintai.

2. Nashiruddin Al-Hammami berkata :
أبيات شعرك كالقصور # ولا قصور ا يعوق
ومن العجائب لفظها # حر ومعناها رقيق
Bait-bait syi’irmu bagaikan istana, tiada kelalaian yang menghalanginya, di antara keajaiban-keajaiban, lafaznya bebas, maknanya terkekang.

3. Ibnu Nubatah berkata :
والنهر يشبه مبردا # فلأجل ذايجلو الصدى

Sungai itu menyerupai kikir dan oleh karenanya bertebaranlah ‘kotoran besi’.”



4. Ibnu al-Zhahir berkata :
شكرا لنسمة أرضكم # كم بلغت عني تحيه
لاغرو إن حفظت أحا # د يث الهوى فهي الذكية

“Terima kasih kepada angin bumimu yang sering menyampaikan penghormatan kepadaku. Maka tidak aneh bila ia mampu menjaga keinginan hawa nafsunya, sebab ia ‘cerdas’.”

C. Pengertian irshad

Irshad ialah menjadikan lafazh sebelum akhirnyabdengan lafazh  yang menunjukan akhirnya seperti firman ALLAH SWT :
 وما كا ن الله ليظلمهم و لكن كانوا انفسهم يظلمون

Artinya : Tidaklah Allah itu menzhalim terhadap mereka, akan tetapi mereka sendirilah yang zhalim dengan diri mereka.

Contoh lain :

الإرصاد، ويسمّى التسهيم أيضاً وهو: أن يذكر قبل تمام الكلام - شعراً كان أو نثرا ـ ما يدل عليه إذا عُرف الرويّ، كقوله تعالى: (وما كان الله ليظلمهم ولكن كانوا أنفسهم يظلمون   (ـ العنكبوت: 40.
Dan Allah sekali-kali tidak hendak Menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang Menganiaya diri mereka sendiri..
أو يدل عليه بلا حاجة إلى معرفة الرويّ، نحو قوله تعالى: (ولكلّ أمّة أجل فإذا جاء أجلهم لا يستأخرون ساعة ولا يستقدمون (ـ الأعراف: 34.
 tiap-tiap umat mempunyai batas waktu[537]; Maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.
*Maksudnya: tiap-tiap bangsa mempunyai batas waktu kejayaan atau keruntuhan.

BAB III
PENUTUP

1.    Kesimpulan

Tauriyah secara leksikal bermakna tersembunyi. Sedangkan pengertiannya dalam terminologi ilmu balâghah adalah suatu lapal yang mempunyai makna ganda, makna pertama dekat dan jela akan tetapi tidak dimaksud, sedangkan makna kedua jauh dan tersembunyi, akan tetapi makna itulah yang dimaksud.

Tauriyah mempunyai beberapa kategori, yaitu: mujarradah, murasysyahah, mubayyanah dan muhayyaah.



DAFTAR PUSTAKA

PDF Pengantar Badi’
Al-Akhdhary, Imam. (1993), Ilmu Balâghah. Bandung : Al-Ma’arif
Ali Al-Jarim & Usman Musthafa (1994). Al Balaghatul Wadhihah. Bandung : Sinar Baru Algensindo Muhsin Wahab A,H.K & Wahab Fuad T , Drs (1982), Pokok-pokok Ilmu Balâghah, Bandung : Angkasa Abdul Muthâllib, Muhammad, (1994) Al- Balâghah wa al-Uslûbiyyah, (Mesir: Al- Syirkah al-Mishriyyah al-Alamiyyah li al-Nasyr, Abu Ali,

Muhammad Barakat Hamdi, (1984) Dirâsât fî al-Balâghah, (Aman : Dar al-Fikr li al-Nasyr wa al-Tauzi’.

Al-Akhdhari, Abdurrahman, Syarh Jauhar al-Maknûn fî al-Ma’ânî wa al-Bayân wa al- Badî’ (tt) Indonesia: Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyyah.

Al-Hasyimi, (1960) Jawâhir al-Balâghah fî al-Ma’ânî wa al-Bayân wa al-Badî’,
Indonesia : Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyyah.

Hisyam, J.I. (tt) Mughnî al-Labîb. Indonesia: Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyyah.
Husen, Abdul Qadir, (1984) Fann al-Balâghah, Beirut : ‘Alam al-Kutub. 
Download Makalah balaghah At-Tauriyah dan Al-Irshad dalam bentuk word lengkap dan tertata rapi
Mau Hp Cina Murah? Klik Disini
 

Total Tayangan Halaman

Text

Saya ucapkan terimakasih yg sebesar-besarnya kepada seseorang yg (tidak bisa saya sebutkan namanya) telah membantu saya dLm kelangsungan bLog saya ini , sehingga saya bisa posting dgn mudah alhamduLiLLah smoga allah membrikan blsan yg berlipat ganda dan smoga dia di sehatkan badan serta di tambah rejkinya amiiiiiN++ya rabbal alamiin